• Jelajahi

    Copyright © Dinas Pertanian Kabupaten Deiyai
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Dinas Ketahanan Pangan Deiyai Jajaki Kerja Sama dengan BRMP Papua Tengah untuk Perkuat Pangan Lokal

    Dinas Pertanian Kabupaten Deiyai
    Minggu, 31 Mei 2026, Mei 31, 2026 WIB Last Updated 2026-07-08T06:14:29Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini



    Nabire – Anakkampung.com – Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Deiyai melakukan kunjungan resmi ke Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Papua Tengah di Center of Work Space (CWS), Nabire, sebagai langkah memperkuat kerja sama dalam pengembangan sektor pertanian dan ketahanan pangan berbasis potensi lokal.

    Kunjungan yang dipimpin Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Deiyai, Mando Mote, bertujuan menggali informasi sekaligus menyelaraskan berbagai program strategis Kementerian Pertanian agar dapat diterapkan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat Kabupaten Deiyai.

    Dalam pertemuan tersebut, Kepala BRMP Papua Tengah, Merlin Rumbarar, S.P., M.Sc., menjelaskan bahwa BRMP merupakan transformasi dari Balai Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan). Selain menjalankan fungsi penerapan standardisasi, BRMP kini juga berperan dalam penyuluhan spesifik lokasi, pendampingan petani, serta pengujian dan pengkajian teknologi pertanian yang sesuai dengan karakteristik wilayah Papua Tengah.

    Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Deiyai memaparkan sejumlah program prioritas daerah, di antaranya pengembangan peternakan ayam petelur untuk meningkatkan ketersediaan pangan bergizi bagi masyarakat. Selain itu, Deiyai juga memiliki potensi besar pada komoditas ubi jalar yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.

    Menanggapi hal tersebut, Ketua Tim Kerja Pendampingan dan Penerapan Modernisasi Pertanian BRMP Papua Tengah, Yuliana Rumsarwir, S.P., M.Si., menjelaskan bahwa ubi jalar memiliki nilai tambah yang tinggi apabila diolah menjadi berbagai produk pangan, seperti mi, roti, dan olahan lainnya. Menurutnya, pengembangan produk berbasis ubi jalar tidak hanya meningkatkan ketahanan pangan, tetapi juga mampu menambah pendapatan petani lokal. 

    Pembahasan juga menyinggung sektor peternakan babi yang mengalami penurunan populasi akibat serangan penyakit. Kepala BRMP Papua Tengah menyarankan agar pola pemeliharaan ternak beralih dari sistem lepas liar menuju sistem peternakan yang lebih modern dengan penggunaan kandang yang layak. Langkah tersebut dinilai mampu meningkatkan kesehatan ternak, memperbaiki manajemen pakan, serta menekan penyebaran penyakit.

    BRMP Papua Tengah juga menyatakan kesiapan mendampingi masyarakat Deiyai melalui tenaga ahli di bidang peternakan unggas maupun ruminansia, mulai dari perencanaan kandang hingga penerapan manajemen budidaya yang baik.

    Sebagai tindak lanjut, kedua pihak menyepakati pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengolahan Ubi Jalar bagi ibu-ibu kelompok tani dari tiga distrik di Kabupaten Deiyai. Kegiatan tersebut akan menghadirkan Yuliana Rumsarwir, S.P., M.Si. sebagai narasumber utama.

    Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah awal yang berkelanjutan dalam memperkuat ketahanan pangan lokal, meningkatkan nilai tambah komoditas pertanian, serta mendorong modernisasi sektor pertanian di Kabupaten Deiyai melalui dukungan teknologi dan pendampingan dari BRMP Papua Tengah.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini