Deiyai – dispertan-kabupatendeiyai.com – Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Deiyai, Aleks Pigai, S.Pd, menyampaikan pandangan mengenai kondisi, potensi, serta berbagai kebutuhan petani dan peternak di Kabupaten Deiyai dalam Rapat Koordinasi Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Papua Tengah yang berlangsung di Kabupaten Nabire, Selasa (11/08/2026).
Dalam rakor tersebut, Aleks Pigai menjelaskan bahwa Kabupaten Deiyai memiliki potensi pertanian yang sangat melimpah dan beragam. Berbagai komoditas tanaman pangan, hortikultura, dan perkebunan terus dikembangkan oleh masyarakat.
Ia menyebut sejumlah komoditas yang memiliki potensi untuk dikembangkan, antara lain kol, sawi, bawang merah, bawang putih, stroberi, kopi, teh Deiyai, jagung, nanas, ubi jalar, ubi hugu, serta berbagai jenis tanaman sayuran lainnya.
“Pertanian di Deiyai sangat melimpah. Banyak tanaman yang sedang kita kembangkan, mulai dari sayuran, tanaman pangan, hingga tanaman perkebunan seperti kopi dan teh Deiyai,” ujar Aleks Pigai.
Petani Membutuhkan Sarana dan Prasarana
Meski memiliki potensi pertanian yang besar, Aleks mengatakan masih terdapat berbagai kendala yang dihadapi petani, terutama berkaitan dengan sarana dan prasarana pertanian.
Salah satu kebutuhan yang dinilai penting adalah pengadaan traktor mini untuk membantu petani dalam mengolah lahan. Dukungan alat dan mesin pertanian sangat dibutuhkan agar pekerjaan petani menjadi lebih efektif dan efisien serta dapat meningkatkan produktivitas lahan.
“Kami di Deiyai sangat membutuhkan sarana dan prasarana pertanian, khususnya traktor mini untuk membantu petani dalam pengolahan lahan,” katanya.
Selain alat pertanian, Dinas Pertanian Kabupaten Deiyai juga membutuhkan dukungan bibit tanaman berkualitas, antara lain bibit bawang merah, bawang putih, kedelai, jagung, serta berbagai jenis bibit tanaman sayuran.
Dukungan bibit tersebut diharapkan dapat membantu petani meningkatkan produksi sekaligus mengembangkan komoditas unggulan sesuai dengan kondisi dan potensi wilayah Deiyai.
Peternakan Babi Terus Dikembangkan
Selain sektor pertanian tanaman pangan dan hortikultura, Pemerintah Kabupaten Deiyai melalui Dinas Pertanian juga terus mendorong pengembangan sektor peternakan, khususnya ternak babi yang menjadi salah satu sumber ekonomi masyarakat.
Aleks Pigai menyampaikan bahwa saat ini pihaknya juga sedang melaksanakan program pembagian 2.500 ekor bibit babi kepada petani-peternak di Kabupaten Deiyai.
Program tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan populasi ternak, memperkuat usaha peternakan masyarakat, serta mendorong peningkatan pendapatan petani-peternak.
Menurutnya, pengembangan pertanian dan peternakan perlu berjalan secara terpadu karena keduanya memiliki hubungan erat dalam mendukung ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat.
Penguatan Pertanian untuk Ketahanan Pangan
Aleks Pigai menegaskan bahwa sektor pertanian memiliki peran strategis dalam meningkatkan ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat Kabupaten Deiyai.
Karena itu, pembangunan pertanian tidak hanya membutuhkan bantuan dalam bentuk sarana produksi, tetapi juga pendampingan, peningkatan kapasitas petani, penguatan kelompok tani, penyediaan bibit unggul, teknologi pertanian, serta pengembangan pemasaran hasil pertanian.
Ia berharap koordinasi antara pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, dan pemangku kepentingan lainnya dapat terus diperkuat sehingga berbagai program pembangunan pertanian dan peternakan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di lapangan.
“Petani merupakan bagian penting dalam pembangunan daerah. Karena itu, kondisi dan kebutuhan petani harus menjadi perhatian bersama agar program pertanian dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Potensi Lokal Harus Dikembangkan
Aleks juga mendorong agar pengembangan pertanian di Deiyai tidak hanya berorientasi pada pemberian bantuan, tetapi diarahkan pada pembangunan pertanian yang berkelanjutan dan berbasis potensi lokal.
Menurutnya, apabila potensi pertanian dan peternakan Deiyai dikelola dengan baik, didukung sarana produksi yang memadai, bibit berkualitas, teknologi, pendampingan, serta akses pemasaran, maka kedua sektor tersebut dapat menjadi kekuatan ekonomi masyarakat.
Rapat Koordinasi Kepala OPD se-Papua Tengah tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi pembangunan antardaerah, termasuk dalam bidang pertanian, peternakan, ketahanan pangan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Penulis adalah Admin Penyuluh Pertanian dan Admin Dinas Pertanian Kabupaten Deiyai ( John Pigai).
.jpeg)

.jpeg)