Deiyai - dispertan-kabupatendeiyai.com/– Penyuluh Pertanian Kabupaten Deiyai, Yoni Pigai telah meraih penghargaan dari Kementerian Pertanian RI atas kinerjanya dalam bidang pelaporan dan kontrol serta dedikasinya dalam penyuluhan pertanian.
Penghargaan ini menjadikannya sebagai Juara 1 untuk kategori penyuluh pertanian di Provinsi Papua Tengah.
Pencapaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Deiyai, karena Yoni Pigai adalah satu-satunya penerima penghargaan di Provinsi Papua Tengah.
Penghargaan ini juga diharapkan menjadi motivasi bagi para penyuluh lainnya untuk terus memberikan yang terbaik dalam mendukung sektor pertanian.
Yoni Pigai mengungkapkan rasa terkejut dan bahagia atas penghargaan yang diterimanya.
"Saya tidak pernah membayangkan bisa mendapatkan penghargaan ini. Tapi puji Tuhan, nama saya bisa ada, dan saya termasuk dalam mereka yang mendapat penghargaan khusus dari Kementerian Pertanian," Kata Yoni dalam keterangan tertulisnya yang di terima Papua60detik.id Sabtu (15/11/2025) sore.
Ia berkomitmen penyuluh pertanian Deiyai akan terus bekerja keras untuk lebih dekat dengan para petani, memberdayakan ekonomi pertanian, dan meningkatkan perekonomian.
Dengan prestasi ini, Pigai berharap sektor pertanian di Kabupaten Deiyai semakin berkembang, terutama dalam hal pemberdayaan petani dan peningkatan ekonomi pertanian.
"Kami berharap agar pertanian di daerah ini semakin maju dan membawa manfaat yang besar bagi masyarakat," tuturnya.
Katanya, Kabupaten Deiyai memiliki potensi besar dalam sektor pertanian. Jika dikembangkan, bisa menjadi pendorong bagi semua pihak untuk terus bekerja sama dalam mewujudkan kemajuan yang berkelanjutan.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Deiyai, Alex Pigai, memberikan apresiasi atas prestasi yang diraih Yoni Pigai.
Katanya, penghargaan itu merupakan pengakuan yang layak diberikan atas kerja keras dan dedikasi Yoni di bidang penyuluhan pertanian.
"Dinas Pertanian Deiyai merasa bangga mendapatkan penghargaan ini, dan saya ingin mengucapkan selamat atas penghargaan yang diterima oleh Yoni Pigai," katanya. (Elia Douw)
Deiyai - dispertan-kabupatendeiyai.com/ — Pemerintah Kabupaten Deiyai melalui Dinas Pertanian menyalurkan bantuan beragam bibit tanaman dan pupuk kepada masyarakat setempat. Kegiatan ini berlangsung di halaman kantor bupati pada Kamis, 20 November 2025, sebagai langkah strategis untuk meningkatkan ketahanan pangan dan menggerakkan roda perekonomian daerah.
Bantuan bibit yang diserahkan meliputi jenis tanaman unggulan seperti kol, sawi/pecai, kangkung, cabai, tomat, timun, kacang-kacangan, dan pisang. Paket bibit ini juga dilengkapi dengan pupuk untuk memastikan hasil panen yang optimal.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Deiyai, Aleks Pigai, M.Pd., dalam sambutannya menekankan pentingnya pemanfaatan bantuan tersebut.
”Kami sudah membagikan bibit tanaman yang satu paket dengan pupuk. Harapan kami, masyarakat menanam dan menggunakan pupuk yang kami bagikan agar hasil panennya nanti maksimal,” ujar Pigai.
Ia juga menaruh harapan besar agar bantuan ini dapat mendorong masyarakat untuk meningkatkan usaha pertanian demi mendapatkan keuntungan ekonomi. Pigai berpesan agar hasil penjualan panen tidak dihabiskan, melainkan diinvestasikan kembali untuk membeli pupuk lanjutan.
”Jadi, kalau sudah dijual, jangan habiskan uang, tetapi beli lanjutan pupuk. Terus berputar seperti itu supaya perputaran ekonomi itu terjadi di Deiyai,” tegasnya.
Untuk menjamin ketersediaan pasokan yang berkelanjutan, Pigai mengimbau masyarakat agar tidak menanam bibit secara serentak.
”Saya berharap semua masyarakat bisa menanam, karena bibit yang kami bagikan cukup banyak. Jadi, bibit ini tanamnya jangan serentak, tetapi harus bertahap, misalnya berbeda satu minggu atau dua minggu,” jelas Pigai.
Penyaluran bantuan ini berlatar belakang tingginya pasokan sayuran yang didatangkan dari Nabire ke Deiyai karena minimnya produksi lokal. Dengan adanya inisiatif ini, Pigai optimis Kabupaten Deiyai akan mengalami kelimpahan sayur dan bahkan mampu menjadi daerah penyuplai komoditas ke kota-kota lain.
”Harapan kami, sayur bisa melimpah di Kabupaten Deiyai. Selama ini, sayur yang dibawa naik dari Nabire ke Deiyai sangat banyak karena di Deiyai pasokan sayurnya sangat kurang. Kami berharap dengan adanya bibit ini, masyarakat bisa menanam dan malahan kita yang akan kirim ke Nabire dan ke kota-kota lain,” tutup Pigai.
Sumbe,https://sinarbemo.com/bantuan-bibit-di-deiyai-upaya-pemerintah-tingkatkan-ketahanan-pangan-dan-ekonomi-lokal/
Dinas Pertanian Kabupaten Deiyai November 22, 2025 CB Blogger IndonesiaKepala Dinas Pertanian Aleks Pigai, M.Pd saat menyerahkan bantuan kepada masyarakat di halaman kantor bupati pada 20/11/2025.
Deiyai - dispertan-kabupatendeiyai.com/— Pemerintah Kabupaten Deiyai melalui Dinas Pertanian menyalurkan bantuan lima jenis pupuk kepada masyarakat di halaman kantor Bupati pada Kamis (20/11/2025).
Bantuan ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat setempat.
Kepala Dinas Pertanian, Aleks Pigai, M.Pd., menekankan pentingnya pemanfaatan bantuan pupuk secara maksimal. Ia menjelaskan bahwa dari lima jenis bantuan tersebut, tiga jenis pupuk anorganik yaitu NPK, ZA, Urea, dan KCL sangat direkomendasikan untuk digunakan pada tanah tandus yang selama ini dianggap sulit ditanami.
Kami berharap semua penerima bantuan dapat memanfaatkan pupuk dengan baik. Tiga jenis ini cocok untuk tanah tandus, menjadikannya kembali produktif. Selama ini tanah yang dianggap tidak bisa tumbuh tanaman, kini bisa, jelas Pigai.
Pigai menambahkan, dua jenis pupuk lain, yaitu pupuk yang disebutkan Sil A dan Sil B, serta pupuk kandang (organik), ditujukan untuk lahan yang sudah subur. Penggunaan pupuk ini diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan daun dan buah, yang memungkinkan petani menikmati hasil panen lebih cepat.
Dinas Pertanian menyoroti ironi bahwa Kabupaten Deiyai, dengan tanah yang sejatinya subur, masih menyalurkan sayur-sayuran dari Nabire. Pigai bercita-cita mengubah pola ini.
”Deiyai itu tanah subur. Harusnya, kita yang membawa dan menjual ke Nabire atau kota lain. Selama ini masyarakat sudah bekerja keras, tapi hasilnya sedikit karena tidak menggunakan pupuk. Kami ingin masyarakat mencoba bantuan ini, melihat hasilnya, dan menjadikan ini sebagai modal awal untuk membeli pupuk secara mandiri,” tegasnya.
Bantuan ini bersifat terbatas, sehingga masyarakat terdorong untuk menjadikan panen pertama sebagai sumber pendapatan untuk membeli pupuk sendiri, menghentikan ketergantungan pada bantuan pemerintah. Pigai juga menyarankan agar pupuk organik digunakan pada lahan yang berumput tinggi atau tandus, sementara pupuk anorganik fokus pada lahan yang subur, demi mencapai hasil panen yang maksimal.
“Jangan hanya sekedar menunggu bantuan dari pemerintah, tetapi harus ada usaha yang dilakukan oleh masyarakat. Dengan hasil yang maksimal, masyarakat bisa membeli pupuk lanjutan, dan usahanya terus berjalan,” tutup Pigai.
Sumber:https://sinarbemo.com/dinas-pertanian-deiyai-bagi-pupuk-aleks-pigai-ajak-masyarakat-tingkatkan-ekonomi-petani/
Bupati Deiyai Melkianus Mote, ST., saat menyerahkan bantuan bibit kepada Kepala Sekolah SMK negeri Deiyai di Halaman Kantor bupati, Pada Kamis, 20/11/2025.
Deiyai - dispertan-kabupatendeiyai.com - Dalam upaya mendorong kemandirian pangan dan menggerakkan sektor pertanian lokal, Bupati Deiyai, Melkianus Mote, S.T., secara simbolis menyerahkan bantuan bibit tanaman sayuran dan pupuk kepada perwakilan masyarakat. Acara penyerahan ini berlangsung khidmat di halaman Kantor Bupati pada Kamis, 20 November 2025.
Bantuan pertanian ini didistribusikan kepada perwakilan dari 67 kampung yang tersebar di lima distrik di Kabupaten Deiyai. Penyerahan bantuan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deiyai untuk meningkatkan produktivitas hasil kebun masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Melkianus Mote menyampaikan instruksi tegas sekaligus ajakan kepada seluruh penerima bantuan agar memanfaatkan dan mengembangkan bibit yang telah diserahkan.
”Saya minta masyarakat yang hari ini menerima bibit dan pupuk ini dikembangkan jadi banyak. Tujuannya, supaya tahun-tahun mendatang Pemkab Deiyai bisa membeli hasil panen dari masyarakat kita sendiri di Deiyai. Ini adalah langkah menuju kemandirian ekonomi daerah,” ajak Bupati dengan antusias.
Lebih lanjut, Bupati juga meminta masyarakat untuk segera berkoordinasi dengan Dinas Pertanian setempat. Hal ini penting untuk mengidentifikasi jenis bibit yang paling cocok dan biasa ditanam di kampung-kampung. Permintaan ini disampaikan mengingat bantuan kali ini telah dialokasikan dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).
”Tahun depan, bantuan yang kami siapkan harus sesuai dengan kebutuhan di lapangan dan masyarakat. Jadi, segera sampaikan ke Dinas Pertanian bibit apa yang paling baik dan dibutuhkan,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Mote juga menyoroti pentingnya etos kerja nyata di kalangan masyarakat. Ia mengumumkan bahwa mulai tahun depan, Pemkab Deiyai akan meniadakan sistem penerimaan proposal bantuan dari masyarakat.
Kebijakan ini diambil agar bantuan yang disalurkan benar-benar tepat sasaran. “Tahun depan, kami tidak akan lagi menerima proposal. Masyarakat harus bekerja dan menunjukkan hasil. Bantuan akan disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar serius bekerja dan mengelola bantuan yang sudah diberikan,” pungkasnya, menegaskan bahwa bantuan adalah stimulus, bukan semata-mata pemberian cuma-cuma.
Langkah ini diharapkan dapat menciptakan budaya kerja keras, transparansi dalam penyaluran bantuan, dan memastikan bahwa program pertanian Pemkab Deiyai memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan dan ketahanan pangan di Kabupaten Deiyai.
Sumber https://sinarbemo.com/penyerahan-bantuan-pertanian-bupati-deiyai-ajak-masyarakat-kembangkan-bibit-lokal/
Dinas Pertanian Kabupaten Deiyai November 22, 2025 CB Blogger IndonesiaDeiyai - dispertan-kabupatendeiyai.com Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Pertanian menyerahkan bantuan strategis berupa 3.000 bibit komoditas unggulan, yaitu nanas dan ubi jalar, kepada Pemerintah Kabupaten Deiyai pada hari Jumat, 21 November 2025. Bantuan ini bertujuan untuk mendongkrak sektor pertanian dan memperkuat ketahanan pangan lokal, sekaligus membuka potensi ekonomi baru bagi masyarakat Deiyai.
Penyerahan bantuan ini diterima langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Deiyai, Ambros Eria, yang selanjutnya akan memastikan distribusi bibit tersebut kepada kelompok tani yang berhak. Total 3.000 bibit tersebut dialokasikan untuk 25 kelompok tani yang tersebar di wilayah Deiyai.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Deiyai, Aleks Pigai, S.Pd., menjelaskan bahwa penyaluran bibit ini didasarkan pada hasil sensus dan pemetaan potensi pertanian lokal yang telah disampaikan kepada pemerintah provinsi.
”Bantuan ini merupakan tindak lanjut dari data sensus potensi kami. Bibit nanas dialokasikan untuk 10 kelompok tani, sedangkan bibit ubi jalar diserahkan kepada 15 kelompok tani,” terang Aleks Pigai.
Acara penyerahan bibit nanas dilakukan di Kebun Nanas milik Ibu Orpalince Madai, tepat di samping SMK Negeri 1 Deiyai. Sementara itu, bibit ubi jalar diserahkan di kebun Kelompok Tota Wagete 2.
Sekda Ambros Eria menekankan pentingnya inisiatif mandiri dari masyarakat untuk mengembangkan usaha perkebunan ini, tanpa selalu bergantung pada bantuan pemerintah. Bantuan bibit ini diharapkan menjadi pemantik semangat juang masyarakat Deiyai dalam bertani.
Lebih lanjut, Kepala Dinas Pertanian menyoroti peluang besar komoditas nanas Deiyai di masa depan. Pengembangan perkebunan nanas memiliki korelasi kuat dengan peningkatan akses transportasi dan logistik.
”Ketika nanti fasilitas bandara mulai beroperasi lancar, dan akses jalan darat dari Timika menuju Deiyai semakin baik, potensi ekonomi Deiyai, terutama dari sektor nanas, akan berkembang pesat. Kami siap mendukung masyarakat yang membutuhkan bibit tambahan; silakan datang langsung ke kantor kami,” jelas Aleks Pigai.
Pigai juga menambahkan perspektif penting terkait komoditas ubi jalar. Ia mengungkapkan bahwa kebutuhan akan ubi jalar di Kabupaten Deiyai akan sangat tinggi, terutama dengan adanya rencana implementasi program makan bergizi gratis di masa mendatang. Ubi jalar merupakan salah satu sumber karbohidrat alternatif yang bergizi dan dapat diandalkan untuk menopang program tersebut.
”Program makan bergizi gratis akan membutuhkan suplai ubi yang sangat besar. Oleh karena itu, saya berharap masyarakat tidak hanya menunggu bantuan, tetapi terus berjuang dan memanfaatkan bibit yang sudah diserahkan ini untuk memperluas lahan tanam. Potensi ini adalah milik masyarakat Deiyai,” tutup Sekda Ambros Eria.
Bantuan ini menandai komitmen Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi berbasis komoditas unggulan di Kabupaten Deiyai.
Sumber : https://sinarbemo.com/bantuan-provinsi-mengalir-dinas-pertanian-bekerja-keras-untuk-mewujudkan-visi-bupati-enaimo-ekowai-untuk-deiyai/
Dinas Pertanian Kabupaten Deiyai November 22, 2025 CB Blogger Indonesia